Langsung ke konten utama
Apa yang sebenarnya dikejar oleh orang-orang? Dunia ini terlalu penuh dengan sandiwara, ia memperlihatkan setiap keindahan didalamnya hingga ia menjerumuskan setiap insan untuk hanyut bersama dalam godaannya. sepertinya hidup ini terlalu rumit untuk dihadapi tapi bagiku orang yang berjuang karena Allah akan menganggap hal yang telah ia lakukan adalah sebuah bentuk ibadah. bagaimana cara membuktikan rasa cintaku terhadap Allah? ketika mendengar pertanyaan itu, aku langsung meneteskan air mata. bagaimana bisa seorang ummat Rasulullah tidak meneteskan air mata ketika mengingat perjuangan beliau, ia sangan mencintai Allah hingga kakinya bengkak karena sujud kepada Allah. Akankah hal itu kulakukan? Jauh sebelum aku mengenal islam yang sebenar-benarnya, aku seperti orang yang tidak mempunyai tujuan. jika aku melewati sebuah hambatan aku tidak akan berusaha melewatinya tetapi hanya terdiam dan menunggu. Namun perubahan apa yang telah aku rasakan sekarang, membuat pandangan dan pemikiranku berbeda. Hingga tiba saatnya usia baligh menghampiri disinilah waktuku untuk menggali siapa sebenarnya diriku, apa yang harus kucapai, dan yang paling mendasar dan terpenting adalah bagaimana dengan agamaku sendiri...
      Wajar jika seorang manusia mulai lelah, jikalau kamu merasakan itu maka putarkanlah pikiranmu. Apakah Allah pernah lelah menerima maafku? Dari mulai aku dilahirkan hingga  sekarang sudah berapa banyak kesalan yang telah kulakukan. Mungkin aku  tidak pernah menghitung sebanyak apa dosa yang telah kuperbuat namun Allah selalu setia menunggu setiap hamba-Nya untuk menyadari perbuatannya dan akhirnya kembali mengingat bahwa Dia Maha Pemaaf...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

A JOURNEY TO A DREAM #MasaAnakBaruGede Part 2

Bismillah...     Di luar dugaan, sudah 17 hari aku menikmati waktu beraktivitas di rumah. Qadarallah semenjak corona diumumkan oleh WHO sebagai pandemi, berbagai aktivitas kini harus dikerjakan dari bilik rumah kita. Sampai urusan sholat berjama'ah di masjid pun ikut teralihkan. Betapa kesedihan mendalam terasa untuk hati yang merindukan Ramadhan, tak ingin bulan suci ini sepi dari hentakan kaki yang berjalan menuju rumah-rumah Allah. Tak ingin kubayangkan, Ramadhan akan dinikmati bersama pintu rumah yang tertutup dari suara bising jalanan. .........      Di tengah pandemi covid-19, ternyata ini adalah waktu yang tepat untuk melanjutkan seri petualangan mimpi. Dan inilah lanjutan kisah yang aku sendiri bahkan tak sabar membacanya hingga selesai. Selamat membaca! *** Memang benar, ternyata fase SMP bagi Fitrah adalah #MasaAnakBaruGede. Catatan mimpi yang kutulis dengan apik harus tergores karna peristiwa itu. Untuk pertama kalinya, aku bertanya ...

Ketika hatimu tidak sesuai dengan orang lain!

 Bismillah... Terbayang tidak ketika hal yang kamu sukai, tidak disukai oleh orang lain? Atau hal yang kamu benci, justru disukai oleh orang lain?  Ketika berada bersama orang- orang yang tidak sejalan dengan pemikiranmu, hal apa yang harus kamu lakukan? Mereka memang sangat baik dan disinilah aku menemukan apa yang telah kucari selama berada disini, tapi.... Kenapa sangat susah untuk mengatakan sesuatu yang salah. Berdakwah itulah hal yang paling kusukai, berbicara didepan umum seperti sebuah jatidiri untukku. Tapi ketika aku tidak bisa menyampaikan ilmu kepada orang yang berada disampingku, rasanya aku seperti sedang berperang dengan syeitan di dunia yang nyata. Syeitan seakan- akan berusaha untuk menghentikan langkahku, ketika aku telah menyampaikan kepadanya namun ia hanya meresponnya 1 kali. Akankah dakwahku berhenti sampai disini untuknya? Aku terkadang kasihan melihat orang-orang yang ada disekelilingku, bagaimana tidak mereka dengan entengnya melakukan hal-hal diluar k...

A JOURNEY TO A DREAM; #MasaAnak

Selamat pagi untuk gadis kecil yang punya banyak impian dalam hidupnya. Di sebuah desa, ia menghabiskan banyak waktu untuk bermain. Sering belajar tapi jam tidurnya juga banyak. Punya mainan masak-masak yang sering dicuri oleh teman sendiri. Paling pintar menirukan gaya Sherina yang saat itu sedang booming bersama permen chachanya. ***             Hehehe… Hei, assalamu’alaykum selamat datang kembali ke blog aku. Desember tiba dan blog ini dibuka dengan satu paragraf yang membuatku tersenyum malu. Membekas sekali di memoriku tentang ‘Fitrah Kecil’ yang tubuhnya masih mungil aja sampai sekarang *plak.   Aku bersyukur sekali sempat beberapa tahun tinggal di kampung Abahku dan jadi salah satu orang yang lahir disana.             Iya soalnya, tempat pertama kali yang mengajariku punya mimpi besar itu ya ada disana. Walaupun awalnya, saat Abah mengajak aku, kakak, dan m...