Langsung ke konten utama

Postingan

Bully Ternyata Separah Itu? #FaktadanOpini

Bismillah… Kuucapkan rasa bangga untuk teman-teman yang sedang berjuang menghadapi masalah di lingkungan sosial kita. Memang, aktivis dan aktivitas itu bergandeng tangan, jiwanya bahkan satu jua. Kamu pernah naik commuter line? Perhatikanlah! Penglaju itu tahu kereta mana yang akan ia naiki, kalau tidak tahu, berarti kamu bukan ‘aktivis kantor’ yang handal mengetahui rute jalan.   Aku bukan penglaju, bukan aktivis komisi anak juga. Tapi, beberapa hari yang lalu aku terusik dengan berita perundungan ( bullying). Hampir saja, diri ini apatis padanya. Saat video anak yang bernama Rizal itu melewati lini masa twitter, “Mesti bikin konten video apa lagi untuk buat warga +62 itu VIRAL??!!!” gumamku…. Saat itu, videonya benar-benar kulewatkan. Kuanggap biasa saja, nalarku kabel koneksinya lagi putus kali ya . Masa nggak ngeh kalau itu video tindakan bullying ? Eh, kamu pas tahu ada berita Rizal yang jadi korban perundungan ,   reaksimu apakah langsung marah?. Hmmmm, tahu ngga...

Celoteh Sajak "Milenial Dirundung Pilu?"

Bismillah... Anak milenial sedang dirundung pilu. Kabarnya lilinnya menyisakan cahaya redup. Cerminnya tak menyilaukan mata lagi bahkan malu untuk menggunakan mereka sebagai cerminan. Jerih payah sedang dikoyak-koyak komentar pedas. Ancaman turunan mulai siap ditancap oleh kendaraan yang sedang melintas di area nalar mereka. Istana putih tercoret oleh tinta hitam, parahnya, warna semakin berubah menjadi merah. Apa yang hendak dikata oleh hati mereka, kini balik badan dan tunduklah. Hidup memang sekali, tapi caramu membuat nyawa mati berkali-kali. Tak punya daya, tapi jadilah apapun jua. Selama itu baik. Tengoklah negeri para pemberani, kau temukan Mushab bin Umair yang rela meninggalkan fasilitas hidupnya. Lelaki tangguh, sahabat Nabi shallallahu 'alahi wa sallam. Diutus berdakwah menjadi Duta Besar di daerah Yastrib.  Menaklukkan pintu-pintu rumah dari kebodohan Tanpa pesangon, tanpa kucuran dana proyek. Tak perlu marah, sebab benar adanya, Pemuda ideal hanya kau ...

A JOURNEY TO A DREAM #MasaAnakBaruGede Part 2

Bismillah...     Di luar dugaan, sudah 17 hari aku menikmati waktu beraktivitas di rumah. Qadarallah semenjak corona diumumkan oleh WHO sebagai pandemi, berbagai aktivitas kini harus dikerjakan dari bilik rumah kita. Sampai urusan sholat berjama'ah di masjid pun ikut teralihkan. Betapa kesedihan mendalam terasa untuk hati yang merindukan Ramadhan, tak ingin bulan suci ini sepi dari hentakan kaki yang berjalan menuju rumah-rumah Allah. Tak ingin kubayangkan, Ramadhan akan dinikmati bersama pintu rumah yang tertutup dari suara bising jalanan. .........      Di tengah pandemi covid-19, ternyata ini adalah waktu yang tepat untuk melanjutkan seri petualangan mimpi. Dan inilah lanjutan kisah yang aku sendiri bahkan tak sabar membacanya hingga selesai. Selamat membaca! *** Memang benar, ternyata fase SMP bagi Fitrah adalah #MasaAnakBaruGede. Catatan mimpi yang kutulis dengan apik harus tergores karna peristiwa itu. Untuk pertama kalinya, aku bertanya ...

Book Review; Mumpung Kita Masih Muda

Bismillah...     Bertemu kembali dengan blog Muslimah's Days Out. Hari ini sudah baca artikel atau buku apa? Toshhh dulu dong untuk teman-teman yang tetap setia membaca buku walau fasilitas online tersebar dimana-mana. Memang memaksakan membaca di tengah rasa malas itu butuh effort yang lebih, tetap semangat ya guys ! Konten "review book" untuk blog ini memang sengaja kubuat. Aku berharap sekali hal sederhana ini mendorong orang lain untuk tertarik membaca buku. Dan bagi kamu yang sudah hobi membaca buku, semoga konten tulisanku bermanfaat saat kamu mencari referensi bacaan baru. Barangkali ingin membelinya atau pinjam juga boleh hehehe...... ***     Buku karya Nana W. el-Fariez yang diterbitkan oleh Pro-U Media resmi memiliki tempat di rak bukuku pada tanggal 5 September 2019. Wah, ternyata sudah empat bulan aku bersamanya.Dia hampir tiap hari menjadi barang bawaan dalam tasku karna ukuran buku ini sangat mudah dibawa kemana-mana. Tebalnya 191 halaman tapi a...

A JOURNEY TO A DREAM #MasaAnakBaruGede Part 1

Bismillah...     Akhirnya seri pejuang mimpi bisa dilanjutkan. Setelah mengecek blogku pada dini hari ini ternyata ada janji yang belum kutunaikan. Ngomong-ngomong , kusarankan kamu membaca part   #MasaAnak sebelum membaca kisah yang sekarang ya. Biar seperti jalan tol yang baru dibangun pemerintah, lancar bae hehe. Kalau jalan ceritanya lancar, kan jadi nyambung toh? .......... Usia 12-15 tahun adalah fase yang mengajarkan banyak hal. Melepas seragam putih merah ternyata cobaannya cukup berat. Seperti yang kamu tahu, aku dan keluargaku sepakat untuk melanjutkan pendidikan di luar kampung Abah. Yes, aku berangkat! Memoir perjalananku dari kampung Abah ke kota tidak begitu membekas, mohon maaf aku lupa tanggal berapa aku berangkat saat itu.  Perjalanan ku tempuh lewat jalur darat, karna memang   jalur udara belum ada di zaman itu. Ingat tahunnya masih 2000-an. Perjalanan memakan waktu 8 jam. Alhamdulillah sejak kecil aku sudah terbiasa traveling , sam...

A JOURNEY TO A DREAM; #MasaAnak

Selamat pagi untuk gadis kecil yang punya banyak impian dalam hidupnya. Di sebuah desa, ia menghabiskan banyak waktu untuk bermain. Sering belajar tapi jam tidurnya juga banyak. Punya mainan masak-masak yang sering dicuri oleh teman sendiri. Paling pintar menirukan gaya Sherina yang saat itu sedang booming bersama permen chachanya. ***             Hehehe… Hei, assalamu’alaykum selamat datang kembali ke blog aku. Desember tiba dan blog ini dibuka dengan satu paragraf yang membuatku tersenyum malu. Membekas sekali di memoriku tentang ‘Fitrah Kecil’ yang tubuhnya masih mungil aja sampai sekarang *plak.   Aku bersyukur sekali sempat beberapa tahun tinggal di kampung Abahku dan jadi salah satu orang yang lahir disana.             Iya soalnya, tempat pertama kali yang mengajariku punya mimpi besar itu ya ada disana. Walaupun awalnya, saat Abah mengajak aku, kakak, dan m...

Book Review: Wisdom from A Small City, Wageningen

Edisi baru untuk blog ini! Insyaa Allah rutin diposting dalam tiap bulan atau setiap aku selesai membaca sebuah buku. Selamat membaca kawan.         Alhamdulillah 'ala kulli hal , ada entri baru yang diharapkan dapat menambah wawasan teman-teman. Jadi, untuk book review ini akan menjadi entri rutin. Akan selalu diposting di blog saya. Harapannya cuma satu, kita bisa termotivasi untuk membaca buku. Aku merasa, kebaikan dan inspirasi itu terhenti di aku jika tidak menyebarkannya setelah membaca buku. NGGAK SALAH KAN JIKA MEMBAGINYA KE ORANG LAIN? SIAPA TAU JODOH BUAT JADI LIST BACAAN teman-teman hehehe... Baiklah, yuk kita mulai ulas buku " Wisdom from A Small City, Wageningen" yang ditulis oleh Rizka Oktarianti. ................ Cover depan buku Sumber: Dok. pribadi       Pandanganku tertuju pada buku kecil di rak buku nonfiksi. "Judul yang sangat menarik!", kataku dalam hati. Saat itu, aku sedang menunggu adik kecil yang...